Bayern Vs Liverpool Di UCL 2019

Hasil Laga Tak Sesuai Harapan Guardiola

Kemenangan Liverpool 3-1 atas Bayern Muenchen di Allianz Arena adalah hasil laga yang tak cocok dengan asa pelatih Manchester City, Josep Guardiola. Sebelum laga yang dilangsungkan Rabu (13/3/2019) atau Kamis pagi-pagi sekali WIB tersebut, Guardiola sempat berujar lebih menjagokan Bayern yang lolos. “Saya mohon maaf untuk para member setia bandar bola online Inggris, namun saya hendak Bayern yang lolos,” kata lelaki yang akrab disapa Pep itu.

Pep memang sempat menjadi pelatih Bayern dari 2013 sampai 2016. Bersama The Bavarians, Pep sukses memenangi tiga gelar juara Bundesliga, dua Piala Jerman, satu gelar Piala Super Eropa, dan satu trofi Piala Dunia Antarklub. “Saya unsur dari klub tersebut, saya cinta Muenchen, saya cinta Bayern, dan saya punya tidak sedikit teman di sana,” ucap lelaki asal Catalan itu.

Tiga gol The Reds, julukan Liverpool, yang mempermalukan Bayern di kandangnya sendiri dicetak Sadio Mane (26′, 84′) dan Virgil van Dijk (69′). Adapun gol balasan Bayern didapat melewati gol bunuh diri Joel Matip pada menit ke-39. Dengan hasil tersebut, Liverpool lolos ke perempat final dengan agregat 3-1. Kedua kesebelasan bermain imbang 0-0 pada leg kesatu di kandang Liverpool, Februari lalu.

5 Fakta Pertandingan, Mimpi Buruk Wakil Jerman

Catatan minor mengiringi sepak bola Jerman seusai laga Bayern Muenchen vs Liverpool pada babak 16 besar Liga Champions di Allianz Arena, Rabu (13/3/2019) atau Kamis pagi-pagi sekali WIB. Laga Bayern vs Liverpool itu selesai 3-1 guna kemenangan kesebelasan tamu.

Brace Sadio Mane dan gol tunggal Virgil van Dijk menjadi penentu tahapan The Reds, julukan Liverpool, melaju ke perempat final dengan agregat 3-1. Liverpool menjadi kesebelasan keempat dari Inggris yang lolos ke babak 8 besar Liga Champions. Mereka mengekor jejak Tottenham Hotspur, Manchester United, dan Manchester City.

Inilah guna kali kesatu terdapat empat kesebelasan Inggris di babak perempat final Liga Champions dalam 10 musim terakhir. Prestasi itu terakhir kali terjadi pada musim 2008-2009. Nahas untuk tim asal Bundesliga 1, kasta teratas Liga Jerman. Inilah guna kali kesatu semenjak 2005-2006 atau dalam 13 tahun, tak terdapat satu juga wakil Bundesliga di perempat final Liga Champions.

Ironisnya lagi, tiga wakil Jerman tersebut tersisih lantaran wakil Inggris. Di samping Bayern, terdapat Schalke yang luluh lantak oleh Manchester City dan Borussia Dortmund yang diungguli Tottenham. Untuk diketahui, terdapat rivalitas tinggi antara sepak bola Jerman dan Inggris. Musim ini, klub-klub Inggris dapat menepuk dada terhadap rivalnya itu.

Berikut 5 fakta lain laga Bayern vs Liverpool:

4 – Joel Matip menjadi pemain keempat Liverpool yang mencetak gol bunuh diri di Liga Champions sesudah Sami Hyypia (Besiktas, 2007), John Arne Riise (Chelsea, 2008), dan James Milner (AS Roma, 2018).

7 – Sadio Mane sekarang tercatat sebagai pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah Liverpool di kandang lawan pada pertandingan Piala dan Liga Champions.

10 – James Milner menjadi pemain yang paling tidak sedikit mengkreasi gol di Liga Champions, terhitung semenjak musim lalu. Kali ini, dia menjadi kreator gol Van Dijk.

101 – Manuel Neuer menjalani pertandingan ke-101 di Liga Champions pada laga versus Liverpool. Dia menjadi pemain keempat Jerman yang paling tidak sedikit tampil di ajang tersebut sesudah Philipp Lahm (112), Thomas Mueller (105), dan Oliver Kahn (103).

2007 – Virgil van Dijk menjadi pemain kesatu Liverpool yang mencetak gol dan assist pada laga fase gugur Liga Champions semenjak 2007. Pemain terakhir yang melakukannya ialah Craig Bellamy pada Februari 2007.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *